Konsep Dasar Manajemen Pemasaran
Berawal dari timbulnya kebutuhan yang muncul dari dalam diri seorang individu, hingga mengakibatkan munculnya suatu keinginan untuk memenuhi kebutuhan tersebut yang telah mendapatkan pengaruh dari budaya ataupun lingkungan sekitar, maka terjadilah pemasaran atau marketing. Pemasaran berasal dari kata pasar (market) yang merupakan tempat bertemunya antara calon penjual dengan calon pembeli, serta terjadinya proses transaksi karena adanya kesepakatan value dan agree (nilai dan kesepakatan) antara penjual dan pembeli. Inti dari pemasaran atau marketing adalah komunikasi, dimana pemasaran merupakan suatu upaya yang dilakukan secara manajerial dan social untuk mempertemukan antara keinginan dengan kebutuhan melalui pembuatan atau pertukaran produk atau jasa dengan orang lain.
Berawal dari timbulnya kebutuhan yang muncul dari dalam diri seorang individu, hingga mengakibatkan munculnya suatu keinginan untuk memenuhi kebutuhan tersebut yang telah mendapatkan pengaruh dari budaya ataupun lingkungan sekitar, maka terjadilah pemasaran atau marketing. Pemasaran berasal dari kata pasar (market) yang merupakan tempat bertemunya antara calon penjual dengan calon pembeli, serta terjadinya proses transaksi karena adanya kesepakatan value dan agree (nilai dan kesepakatan) antara penjual dan pembeli. Inti dari pemasaran atau marketing adalah komunikasi, dimana pemasaran merupakan suatu upaya yang dilakukan secara manajerial dan social untuk mempertemukan antara keinginan dengan kebutuhan melalui pembuatan atau pertukaran produk atau jasa dengan orang lain.
Jika kebutuhan serta keinginan yang muncul di dalam diri individu telah terpenuhi, maka munculah suatu kepuasan tersendiri di dalam diri individu tersebut. Namun tidak hanya cukup sampai disitu, ketika keinginan telah terpenuhi dan merasa terpuaskan, maka akan muncul kebutuhan dan keinginan lainnya, untuk itulah pasar akan berusaha untuk mengikuti permintaan konsumen. Darisanalah perlu adanya manajemen dalam dunia pemasaran. Manajemen pemasaran merupakan proses pelaksanaan kegiatan dan fungsi manajemen (merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, hingga mengevaluasi) terhadap kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi atau lembaga untuk mencapai tujuan organisasi atau lembaga tersebut secara efektif dan efisien.
Dalam pemasaran, terdapat dua hal yang ditawarkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhan mereka, yaitu produk (barang) dan jasa. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk diperhatikan, diambil, digunakan, dan dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Sedangkan jasa adalah suatu pelayanan atau service kepada konsumen yang bersifat intangible (tidak berwujud), abstrak, tidak dapat disimpan, dimana kualitas dari jasa tersebut ditentukan dengan kekuatan interaksi antara produsen dengan konsumen. Terdapat beberapa konsep mengenai pemasaran, yaitu:
- Production Concept
Perusahaan atau produsen yang menggunakan konsep ini memiliki strategi dengan menambah dan memperbanyak produk yang akan mereka pasarkan, serta memperluas pendirian tempat bagi penjualan produk mereka. Contoh : Alfamart.
- Product Concept
Pada konsep ini, perusahaan atau produsen lebih mengedepankan kualitas serta keunggulan produk yang mereka pasarkan, karena mereka percaya bahwa konsumen akan merasa terpuaskan dengan mengkonsumsi produk mereka dengan mutu yang tinggi.
- Selling Concept
Strategi yang digunakan perusahaan atau produsen dengan menjual produk mereka kepada konsumen dengan memberikan produk selengkap mungkin dan skala penjualan yang lebih besar. Contoh: Carrefour.
- Marketing Concept
Perusahaan atau produsen yang menggunakan konsep ini memiliki tujuan utama yaitu kepuasan pelanggan atau konsumen adalah segalanya. Perusahaan atau produsen lebih mengorientasikan para pelanggan mereka dengan memberikan produk-produk untuk memenuhi kebutuhan mereka, sehingga terciptalah kepuasan dari para pelanggan.
- Social Marketing Concept
Merupakan konsep pemasaran dengan cara memuaskan konsumen atau pelanggan, namun juga turut mengajak para konsumen atau masyarakatnya untuk turut berpartisipasi dengan strategi yang mereka gunakan dalam pemasaran, sehingga keuntungan dan kepuasan dapat dirasakan oleh seluruh aspek. Contoh: beasiswa Ciptadent.


1 komentar:
Salam kenal... semoga belajarnya sukses selalu, saling mendoakan
Posting Komentar