Menganalisis Lingkungan Organisasi Pendidikan
Rabu, 16 Maret 2011. Pada pertemuan ke tiga kali ini akan membahas mengenai Analisis Lingkungan Organisasi Pendidikan.
Organisasi merupakan suatu wadah yang berisi oleh sekumpulan orang atau kelompok yang saling bekerja sama untuk mecapai suatu tujuan tertentu. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi jalannya suatu organisasi, termasuk organisasi pendidikan, salah satunya adalah faktor lingkungan. Lingkungan adalah segala sesuatu hal yang berkaitan dan berhubungan langsung dengan kehidupan keseharian makhluk hidup. Dalam mencapai tujuan organisasi, maka organisasi tersebut juga melakukan kegiatan pemasaran unutk menjaga eksistensi dan keberadaan organisasi tersebut. Di dalam melakukan kegiatan pemasaran pun terdapat lingkungan pemasaran yang mempengaruhinya. Lingkungan pemasaran adalah pelaku dan kekuatan-kekuatan di luar pemasaran yang berdampak pada kemampuan mengelola pemasaran untuk mengambangkan dan menjaga transaksi dengan pelanggan agar dapat berlangsung dengan lancar.
Lingkungan pemasaran terdiri dari dua, yaitu lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
1. Lingkungan internal, yaitu berbagai hal yang terkait dan terdapat di dalam pemasaran itu sendiri yang berkaitan dengan manusia (SDM), kebijakan, leadership (kepemimpinan), reward system (system penghargaan), culture (budaya).
a. Manusia (SDM), jika berbicara mengenai manusia, maka yang prlu dilihat dan diperhatikan dari manusia itu ialah:
- Kompetensi yang dimilikinya, yaitu sejauh mana ia mampu melaksanakan dan menyelesaikan apa yang diberikan atau ditugaskan kepadanya.
- Placement (penempatan), “Right man in the right place”, dari situ dapat diambil kesimpulan bahwa penempatan haruslah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang agar dapat mempengaruhi kinerjanya menjadi lebih baik lagi. Placement atau penempatan seseorang haruslah memperhatikan kompetensi serta karakteristik yang dimiliki oleh individu tersebut.
- Promotion (promosi), yaitu adanya kenaikan jabatan, kenaikan pangkat, agar individu tersebut mendapat motivasi untuk mencapai suatu tujuan dan target baru yang lebih tinggi.